Jumat, 09 Oktober 2009

Seni Tari Kuda Lumping

video
SENI TARI KUDA LUMPING

Kuda Lumping merupakan salah satu tarian tradisional Indonesia yang memiliki ciri khas yaitu tari dengan cara menunggangi kuda tiruan yang terbuat dari anyaman bambu dan diiringi dengan musik gamelan. Tari Kuda Lumping ini dimainkan oleh sekitar 6, atau 8 orang penari (penunggang kuda lumping), dan 1 atau 2 orang sebagai pawang yang bertugas mengawasi para penari kuda lumping agar tidak menyerang atau menghampiri para penontonnya, sebab jika penari kuda lumping sampai lepas atau berlari menuju penonton kemungkinan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Tari kuda lumping tradisional terdahulu pada awalnya dimainkan oleh para wanita yang berpakaian seperti laki-laki, sedangkan saat ini lebih banyak dimainkan oleh para laki-laki mungkin karena Tari kuda lumping yang bersifat mistis dan termasuk tarian berbahaya.

Dengan diiringi musik gamelan para penari langsung memulai tariannya, dimulai dari musik dengan tempo lambat (slow) para penari masih melakukan tarian yang kompak dan berirama, hingga musik yang mengiringi dimainkan dengan semakin cepat para penari kuda lumping mulai kehilangan kesadaran (kesurupan) dan gerakan tariannya pun sudah tidak berirama lagi, para penari berlari kesana kemari seperti menunggangi kuda asli.

Para penari yang sudah kesurupan kemudian di pecuti oleh Sang pawang dengan begitu kerasnya hingga pecutan terdengar begitu kencang akan tetapi walaupun demikian para penari yang dipecut itu tidak merasakan sakit sedikitpun, entah apa yang membuat mereka menjadi kuat seperti itu. Hingga diakhir acara tarian ini akan ada yang jatuh pingsan karena kelelahan. Ada juga yang tak henti-hentinya berlari menunggangi kuda lumping sampai-sampai menghampiri para penonton, jika penari sudah seperti ini maka Sang pawing akan mengejar dan menangkap penari tersebut untuk kemudian disadarkan dari kesurupannya.

Video & teks oleh : Ivan Bayu Wardhana

Kamera : Kamera Nokia 3120c

Video : 3gp (12Mb)

Waktu / Tanggal perekaman : 15:38 / 23 – 09 – 2009

Lokasi perekaman : Desa Ngasinan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.




 
animasi  bergerak gif
Manggekyu - Sharinggan