Senin, 14 Maret 2011

ETIKA DAN PROFESI


1. Perbedaan antara Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Teknologi Informasi, dan Software-Engineering!
Teknik Informatika
Merupakan suatu program studi yang mempelajari bagaimana mengembangkan intelligence system, robot, serta hal-hal lainnya yang terkait masalah pengembangan komputer di kemudian hari.
Sistem Informasi
Merupakan program studi yang mempelajari bagaimana membangun dan merealisasikan teknologi informasi dengan dunia bisnis saat ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan menerapkan IT (information technology) dalam bisnis.
Sistem Komputer
Merupakan suatu program studi yang mempelajari tentang hardware pada komputer, dan dapat menghasilkan temuan dengan pengembangan riset Ipteks di bidang komputer khususnya Jaringan Komputer, serta menangani masalah-masalah yang terjadi pada Jaringan Komputer.
Teknologi Informasi
Merupakan program studi yang berkaitan dengan proses manipulasi, penggunaan alat (termasuk teknologi baru), dan pengelolaan informasi. Dengan kata lain Teknologi Informasi dapat dikatakan sebagai program studi yang mempelajari segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Software-Engineering
Merupakan program studi yang berkaitan dengan merancang, coding, pengujian, mengelola, serta menganalisa software.
2. Kompetensi apa yang harus dimiliki oleh seorang:
a. Network Designer
1. Kemampuan mengenai topologi jaringan.
2. Mengerti mengenai perangkat keras jaringan.
3. Memahami masalah Internet Protokol (IP).
4. Membuat halaman web dengan multimedia.
b. Network Administrator
1. Menghubungkan perangkat keras.
2. Melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network.
3. Memahami Routing
4. Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya.
5. Dapat mengelola network security.
6. Monitor network security.
c. Database Administrator
1. Dapat mengelola database.
2. Monitor database security.
d. Technician
1. Memahami organisasi dan arsitektur komputer.
2. Melakukan instalasi berbagai macam Sistem Operasi.
3. Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya.
e. Chip-Designer
1. Pemahaman komponen Chip.
2. Menguasai Bahasa pemrograman Chip.
3. Chip layout design.
4. Penggunaan Software tools untuk merancang system elektronik.
3. IT-Forensik, IT-Audit, dan perbedaan keduanya
IT-Forensik
Ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat). Bertujuan untuk mendapatkan fakta-fakta obyektif dari sebuah insiden / pelanggaran keamanan sistem informasi.
IT Audit
Penilaian / pengujian kontrol dalam sistem informasi atau infrastruktur teknologi informasi. Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti bagaimana system informasi dikembangkan, dioperasikan, dan diorganisasikan.
Perbedaan antara IT-Forensik, IT-Audit:
IT-Audit : Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem teknologi informasi: Audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas, efisiensi, ketersediaan system (availability system), reliability,kerahasiaan (confidentiality), dan integrity, serta aspek security. Sedangkan, IT-Forensik: Metode yang banyak digunakan dalam hal forensik konputer adalah search dan seizure dan pencarian informasi. Search dan seizure merupakan metode yang paling banyak digunakan, sedangkan pencarian informasi (information search) sebagai pelengkap data bukti tersebut.

4. Multicore pada GPU-CUDA (Graphics CArd NVIDIA)
CUDA (Compute Unified Device Architecture) adalah arsitektur komputasi paralel yang dikembangkan oleh NVIDIA. CUDA adalah mesin komputasi dalam pemrosesan grafis NVIDIA unit (GPU) yang dapat diakses oleh pengembang perangkat lunak melalui varian dari bahasa pemrograman standar industri. Pemrogram digunakan (C dengan ekstensi NVIDIA dan pembatasan tertentu), yang dirancang khusus untuk eksekusi pada GPU.
Sebuah prosesor multi-core adalah komponen tunggal dengan 2 atau lebih prosesor yang sebenarnya, GPU (Graphics Processing Unit) didesain untuk menangani masalah kemacetan dalam menyediakan instruksi dan data agar ditangani oleh banyak prosesor, karena multi-core GPU menerapkan multi-processing dalam 1 paket fisik tinggal.
Ref:
 
animasi  bergerak gif
Manggekyu - Sharinggan